
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan perubahan kebijakan ekspor terhadap Uni Emirat Arab (UEA) dengan menaikkan status negara tersebut dalam regulasi ekspor AS. Kebijakan baru ini memberikan akses yang lebih luas bagi Abu Dhabi untuk memperoleh berbagai peralatan militer, teknologi canggih, serta produk yang berkaitan dengan industri antariksa.
Menurut pernyataan Kementerian Perdagangan Amerika Serikat yang dikutip Fars News Agency pada Minggu (12/7/2026), keputusan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dukungan UEA terhadap kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat, termasuk kerja sama dalam operasi yang disebut sebagai Operasi Epic Rage terhadap Iran.
Laporan itu menyebut pernyataan tersebut menjadi salah satu pengakuan resmi pemerintah Amerika Serikat yang mengaitkan pelonggaran aturan ekspor dengan kontribusi UEA dalam operasi militer yang menargetkan Republik Islam Iran.
Sebelumnya, sejumlah laporan juga menyoroti dugaan keterlibatan Abu Dhabi dalam konflik tersebut. Pada Juni 2026, The Wall Street Journal melaporkan bahwa pasukan UEA disebut telah melancarkan puluhan serangan udara rahasia ke wilayah Iran sejak awal Operasi Epic Rage. Laporan itu juga menyatakan operasi tersebut berlanjut meskipun gencatan senjata diumumkan pada April 2026.
Melalui perubahan regulasi terbaru, UEA dipindahkan dari kelompok D:3 dan D:4 ke kelompok A:5 dalam klasifikasi Export Administration Regulations (EAR). Perubahan status tersebut membuat berbagai pembatasan ekspor Amerika Serikat terhadap UEA menjadi lebih longgar.
Dengan kebijakan baru itu, UEA memperoleh kemudahan dalam mengakses sejumlah produk strategis, termasuk peralatan militer tertentu, satelit dan teknologi antariksa komersial, serta teknologi dwiguna (dual-use technology) yang dapat digunakan untuk berbagai sektor sipil, seperti energi, minyak dan gas, desalinasi air, hingga pembangkit listrik tenaga nuklir untuk kebutuhan nonmiliter.
Langkah Washington ini dinilai semakin memperkuat hubungan strategis antara Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab. Di sisi lain, kebijakan tersebut kembali memunculkan sorotan terhadap dugaan keterlibatan sejumlah negara kawasan Teluk dalam operasi militer yang menargetkan Iran.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |