
SERANG - Peringatan Hari Kebaya Nasional yang jatuh setiap 24 Juli dimanfaatkan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bersama jajaran untuk mengajak masyarakat semakin mencintai dan melestarikan kebaya sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.
Menurut Kapolda, kebaya tidak hanya dikenal sebagai busana tradisional, tetapi juga menjadi simbol identitas nasional yang mencerminkan nilai-nilai budaya, persatuan, dan keberagaman bangsa. Karena itu, pelestariannya perlu terus dilakukan agar tetap diwariskan kepada generasi mendatang.
Dalam peringatan Hari Kebaya Nasional 2026, Hengki menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kaum perempuan, yang selama ini turut menjaga eksistensi kebaya sebagai salah satu kekayaan budaya Nusantara.
Ia menilai peringatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan leluhur. Menurutnya, kebaya merupakan bagian dari identitas bangsa yang telah dikenal hingga tingkat internasional sehingga keberadaannya perlu terus dipromosikan.
Kapolda juga menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Dengan menjaga dan mencintai budaya sendiri, masyarakat turut memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.
Polda Banten, lanjutnya, mendukung berbagai upaya pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa. Ia berharap semangat Hari Kebaya Nasional dapat menginspirasi generasi muda untuk semakin bangga mengenakan dan melestarikan kebaya serta budaya Indonesia lainnya.
Melalui peringatan Hari Kebaya Nasional 2026, masyarakat diharapkan terus berperan aktif menjaga kekayaan budaya bangsa agar tetap lestari, berkembang, dan semakin dikenal di dunia internasional.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |