ESC : ( Tutup Form )

ILO: Sekitar 80 Juta Pekerja di ASEAN Telah Memanfaatkan Teknologi AI


Senin, 13  Juli  2026 - 21:24 WIB

ILO: Sekitar 80 Juta Pekerja di ASEAN Telah Memanfaatkan Teknologi AI
Foto Berita

JAKARTA - Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) mengungkapkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin luas di kawasan Asia Tenggara. Dalam laporan terbarunya, ILO memperkirakan sekitar 80 juta pekerja, atau 22,9 persen dari total tenaga kerja di negara-negara ASEAN, telah memanfaatkan AI dalam aktivitas pekerjaan mereka.


Laporan tersebut juga menyebut sekitar 11,7 juta pekerja, atau 3,3 persen dari total lapangan kerja, berada pada kategori dengan tingkat paparan AI yang tinggi. Sementara itu, sekitar 67 persen jenis pekerjaan diperkirakan masih belum terdampak secara langsung oleh perkembangan teknologi tersebut.


ILO mencatat bahwa pemanfaatan AI, termasuk AI generatif, terus meningkat sejak 2017. Meski adopsinya semakin meluas, hingga saat ini belum ditemukan bukti yang menunjukkan terjadinya pemutusan hubungan kerja dalam skala besar akibat penggunaan teknologi tersebut.


Beberapa profesi yang dinilai paling banyak memanfaatkan AI antara lain analis keuangan, pengembang multimedia, dan pialang keuangan. Menurut ILO, teknologi AI lebih banyak mengubah cara tugas diselesaikan dibandingkan menggantikan tenaga kerja secara menyeluruh.


Lembaga tersebut juga menilai peningkatan produktivitas yang dihasilkan AI pada tingkat individu belum sepenuhnya berdampak pada kenaikan produktivitas maupun perubahan signifikan di pasar tenaga kerja. Bahkan, pekerjaan pada sektor dengan paparan AI tinggi masih menunjukkan tren pertumbuhan di berbagai negara Asia Tenggara.


Berdasarkan hasil kajian tersebut, Singapura menjadi negara dengan tingkat paparan AI tertinggi, yakni mencapai 42,2 persen dari total lapangan kerja. Posisi berikutnya ditempati Filipina, Indonesia, Vietnam, dan Thailand. Tingginya kesiapan Singapura didukung oleh infrastruktur digital yang kuat, kualitas sumber daya manusia, serta kebijakan pemerintah yang terintegrasi dalam pengembangan AI.


ILO pun mendorong pemerintah di kawasan ASEAN untuk memperkuat tata kelola AI melalui kebijakan yang berorientasi pada manusia. Menurut organisasi tersebut, kesiapan pekerja, dunia usaha, dan lembaga menjadi faktor penting agar transisi menuju pemanfaatan AI dapat berjalan secara aman, produktif, dan berkelanjutan.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com